Selasa, 15 Juli 2008

Limfoma Burkitt

Defenisi

* Limfoma Burkitt (atau "tumor Burkitt") adalah kanker yang terjadi pada sistem limfatik (biasanya pada limfosit B). Penyakit ini dinamai berdasarkan nama Denis Parsons Burkitt, orang yang pertama kali mendeskripsikan penyakit ini tahun 1956, ketika berada di Afrika ekuatorial. Kini limfoma Burkitt dapat dibagi menjadi tiga variasi klinikal: endemik, sporadik dan yang berhubungan dengan defisiensi imun. Endemik penyakit ini muncul di Afrika ekuatorial. Penyakit ini um



* Limfoma Burkitt adalah limfoma non-Hodgkin tingkat tinggi yang berasal dari limfosit B dan cenderung menyebar ke daerah di luar sistem getah bening (misalnya sumsum tulang, darah, susunan saraf pusat dan cairan spinalis). Limfoma Burkitt dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering ditemukan pada anak-anak dan dewasa muda, terutama pria. Penyakit ini juga bisa terjadi pada penderita AIDS.


Fakrot Penyebap
Tidak seperti limfoma yang lain, limfoma Burkitt memiliki penyebaran geografis yang khas.Paling sering ditemukan di Afrika Tengah dan jarang terjadi di AS. Penyebabnya adalah virus Epstein-Barr, yang menyebabkan mononukleosis infeksiosa pada orang-orang yang tinggal di AS; tetapi penderita limfoma Burkitt tidak dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain. Mengapa virus yang sama menyebabkan limfoma di Afrika Tengah, tetapi menyebabkan mononukleosis infeksiosa di AS, masih belum dapat dimengerti.


Gejala
Sejumlah besar sel limfoma dapat tertimbun di kelenjar getah bening dan organ perut, menyebabkan pembengkakan. Sel limfoma dapat masuk ke dalam usus kecil, menyebabkan penyumbatan atau perdarahan. Ditemukan pembengkakan leher dan rahang, yang kadang menimbulkan rasa nyeri.


CaRa mendiagnosa
Untuk menegakkan diagnosis, dilakukan biopsi dari jaringan yang abnormal dan dilakukan prosedur untuk menentukan luasnya penyebaran penyakit (menentukan stadium). Kadang penyakit ini masih terbatas pada satu daerah (terlokalisir).Jika pada saat terdiagnosa limfoma sudah menyebar ke sumsum tulang, darah atau sistem saraf pusat, maka prognosisnya buruk.


Cara Pengobatannya
Tanpa pengobatan, limfoma Burkitt berkembang cepat dan berakibat fatal. Mungkin diperlukan pembedahan untuk mengangkat daerah usus yang terkena, agar tidak terjadi perdarahan, penyumbatan atau menjadi pecah. Kemoterapi diberikan secara intensif, berupa kombinasi dari siklofosfamid, metotreksat, vinkristin, doksorubisin dan sitarabin. Kemoterapi dapat menyembuhkan sekitar 80% penderita limfoma yang masih terlokalisir dan 70% penderita limfoma yang telah sedikit menyebar. Untuk penyakit yang telah menyebar luas, angka kesembuhannya mencapai 50-60%, tetapi turun sampai 20-40% jika limfoma telah menyerang sistem saraf pusat atau sumsum tulang.umnya menyerang anak-anak.

Tidak ada komentar: